Sejarah dan Koleksi dari Museum Geologi Bandung yang Berumur Hampir 1 Abad

Museum Geologi Bandung merupakan salah satu destinasi wisata edukatif yang ada di Bandung. Museum yang sudah berusia hampir 1 abad ini dapat memberikan banyak wawasan terutama di bidang ilmu Geologi. Saat ini Museum Geologi sudah menjadi tempat study tour langganan para siswa baik yang ada di sekitar Bandung maupun yang berasal dari berbagai penjuru negeri. Mulai dari siswa sekolah dasar hingga mahasiswa selalu ramai mengunjungi museum ini setiap hari.

Bagi Anda yang ingin berkunjung, museum yang menyimpan banyak benda peninggalan zaman prasejarah dan berbagai objek geowisata lainnya ini juga terbuka untuk umum. Mungkin sesekali berkunjung ke museum bisa memberi Anda tambahan wawasan yang bermanfaat. Jadi tidak hanya jalan-jalan saja melainkan ada nilai tambah yang bisa Anda bawa pulang. Mari kita kenalan lebih jauh dengan Museum Geologi yang ada di Bandung ini.

 

Lokasi Museum Geologi Bandung

Lokasi museum ini berada di alamat Jl. Diponegoro No. 57 Bandung, Jawa Barat. Letak museum ini ada di tengah kota, jadi sebenarnya cukup mudah untuk diakses, namun bagi Anda yang datang dari luar kota dan masih bingung, berikut ini Kompas Wisata berikan panduan bagaimana cara menuju ke Museum Geologi.

Untuk bisa sampai di lokasi, Anda bisa berangkat menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Bagi Anda yang menggunakan kendaraan pribadi bisa langsung saja berkendara menuju daerah Jl. Diponegoro.

Khusus untuk Anda yang menggunakan kendaraan umum Anda bisa berangkat dengan naik angkot dengan jurusan Stasiun Hall Bandung – Sadang Serang. Untuk mengenali angkot jurusan ini Anda cari saja angkot bernomor 10 dan berwarna cat full hijau. Anda bisa turun di simpang 3 Masjid Pusdai. Setelah itu Anda masih harus menyambung lagi perjalanan dengan berganti angkot yang menuju ke Cicaheum – Ledeng, angkot jurusan ini memiliki ciri bernomor 5 dengan cat full hitam. Selanjutnya Anda bisa berhenti langsung di lokasi Museum.

 

Sejarah Museum Geologi Bandung

Museum Geologi dibangun di zaman kolonial Belanda pada awal tahun 1928. Pada awalnya tujuan dari dibangunnya museum ini adalah untuk mengumpulkan sampel fosil, batu-batuan dan mineral yang ada di Indonesia. Semua benda-benda koleksi dari zaman pemerintahan Belanda ini masih bisa Anda jumpai hingga saat ini.

Perancang bangunan museum ini adalah seorang arsitek asal Belanda yang bernama Van Schouwenburk, dengan rancangannya yang bergaya modern ala Eropa yang dikenal dengan sebutan Art Deco. Museum Geologi kemudian diresmikan oleh pemerintahan Belanda pada tahun 1929, pada masa itu nama yang dipakai adalah Geologische Laboratorium. Saat ini Museum Geologi sudah diresmikan sebagai bagian dari Departemen Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

 

Koleksi Museum Geologi Bandung

Koleksi Museum Geologi Bandung

Koleksi Museum Geologi Bandung

Secara umum koleksi Museum ini terbagi dalam 3 kategori yaitu :

1. Sejarah Kehidupan

Pada bagian ini Anda bisa melihat berbagai koleksi yang berhubungan dengan sejarah peradaban kehidupan manusia. Di sini Anda bisa melihat berbagai fosil manusia purba peninggalan zaman Prakambrium hingga zaman Kenozoikum. Anda bisa melihat bagaimana aktivitas kehidupan manusia purba di dalam goa, lengkap dengan replika yang sangat mirip dengan aslinya. Di bagian ini juga Anda bisa melihat replika fosil salah satu dinosaurus predator yang paling terkenal yaitu Tyranosaurus atau Tyrex.

2. Geologi Indonesia

Di bagian koleksi Geologi Indonesia ini anda bisa menjumpai berbagai koleksi yang menjelaskan asal mula penciptaan bumi hingga bagaimana proses terjadinya gunung berapi yang ada di Indonesia. Di sini Anda juga bisa mempelajari mengenai teori pembentukan tata surya hingga melihat berbagai koleksi meteorit yang pernah jatuh di daerah Bandung, Madiun, Banten, hingga Prambangan. Anda juga akan mendapatkan pengetahuan mengenai bagaimana proses terbentuknya berbagai pulau yang ada di Indonesia.

3. Geologi Untuk Kehidupan Manusia

Galeri yang ketiga adalah koleksi bernama Geologi untuk kehidupan manusia. Di sini Anda bisa melihat berbagai koleksi yang berhubungan dengan berbagai mineral dan bebatuan yang memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Mulai dari cara pengolahan komoditi mineral, hingga berbagai informasi mengenai penyebab berbagai bencana alam seperti gempa bumi, gunung meletus, dan tanah longsor sebagai akibat dari adanya aktivitas geologis di dalam bumi.

 

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Museum Geologi Bandung

Museum Geologi beroperasi dari hari Senin s.d Jum’at :

  • Senin – Kamis: 08.00-16.00
  • Jum’at – Sabtu: 08.00-14.00
  • Tutup pada hari minggu dan hari libur nasional.

Untuk bisa masuk ke dalam area museum, Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp. 3.000/pengunjung untuk semua usia.

 

Nah itulah ulasan singkat tentang Museum Geologi Bandung yang didirikan sejak 16 Mei 1928. Menambah wawasan sekalian menghibur keluarga merupakan salah satu cara berwisata yang bisa Anda terapkan. Semoga ulasan ini dapat membantu dan menjadikan liburan Anda beserta keluarga lebih bermanfaat. Selamat berlibur. Be Happy !!

 

Dapatkan Diskon Hotel dan Pesawat via :

Booking.com  PegiPegi.com

Tinggalkan Balasan

Close
error: Content is protected !!