Jelajahi Eksotisme Tempat Wisata Di Lumajang, Dijamin Bikin Kamu Jatuh Hati

Tempat Wisata di Lumajang – Bicara soal Lumajang sambil mencercap manisnya teh memang sangat asyik, hanya saja tak banyak orang yang tahu tentang Lumajang. Sebuah kota kecil di Jawa Timur ini memang tak banyak dieksplorasi orang. Dan namanya juga kalah kalau kita bandingkan dengan Surabaya, Malang atau juga Jember.

Karena itu tak banyak orang yang tahu juga bahwa tempat wisata di Lumajang ada begitu banyak yang sangat direkomendasikan untuk di eksplorasi. Bahkan kamu yang hobi banget melakukan perjalanan wisata kuliner dijamin akan menemui aneka ragam makanan khas Lumajang yang sangat lezat dan bakal menggoyang lidahmu dengan kenikmatan yang nyata. Mau tahu informasi selengkapnya? Berikut liputan dari Kompas Wisata buat semua sobat traveller setia kami. Simak ya !

 

Daftar Tempat Wisata Di Lumajang

Buat kamu yang sekarang ini sedang jalan-jalan di Lumajang dan kebetulan sedang mencari dimana wisata di lumajang yang keren banget untuk kamu eksplorasi, ada beberapa nih daftar wisata Lumajang keren buat kamu, diantaranya :

 

1. Air Terjun Tumpak Sewu

Air Terjun Tumpak Sewu - Tempat wisata di Lumajang

Air Terjun Tumpak Sewu – Tempat wisata di Lumajang

Air terjun Tumpak Sewu adalah tempat wisata di Lumajang pertama yang wajib kamu sambangi. Lokasinya berada di Pronojiwo tepatnya di aliran Sungai Glidih yang juga menjadi sebuah perbatasan kecamatan Ampel Gading Malang dan juga kecamatan Pronojiwo Lumajang. Wisata Air Terjun Tumpak Sewu sendiri hampir mirip dengan wisata Air Terjun Coban Pitu yang ada di Pujon Malang.

Hanya saja yang menjadi suatu pembeda adalah jumlah sumber mata air yang ada di Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang ini jumlahnya lebih banyak dan itu juga yang turut menjadi salah satu fenomena wisata alam yang ada di kabupaten Lumajang.

Kalau kamu ingin datang kesini, rutenya sebenarnya cukup mudah dilalui. Rute Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang dapat melalui kota Malang – Jawa Timur yang kira-kira kamu perlu waktu sekitar 2 jam sampai dengan 30 menit dari kota Malang menuju Lumajang dan bisa melalui rute Bululawang – Dampit – Tirtomulyo – Pronojiwo. Kemudian setelah ada di tugu perbatasan antara kabupaten Lumajang dan Malang sekitar 100 meter sebelum tugu melewati jalur kiri jalan. Kemudian perjalanan dapat kamu lanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri sungai kurang lebih sekitar 200 meter. Baru kemudian kita akan menemukan tempat wisata di Lumajang yang satu ini. Dijamin pengalaman wisata yang super seru bakal kamu rasakan kalau ke kesini.

 

2. Air Terjun Kapas Biru

Air Terjun Kapas Biru - Tempat wisata di Lumajang

Air Terjun Kapas Biru – Tempat wisata di Lumajang

Pesona wisata ini berbeda dengan Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang karena Air Terjun Kapas Biru menjadi salah satu air terjun yang punya kabut teristimewa di Lumajang. Airnya yang sangat deras dengan sungai dingin yang mengalir menjadi sebuah fenomena baru yang bakalan kamu temukan kalau kesini sobat.  Yang jadi sesuatu istimewa dari wisata Air Terjun Kapas Biru ini adalah terdapatnya makanan khas Lumajang yang dijual di sekitar kawasan wisata. Jadi kalau kamu kesini, nggak perlu bawa banyak bekal beli saja makanan khas Lumajang yang dijual disini. Dijamin deh akan buat sensasi wisata kamu lebih seru disini.

Mengenai rute Air Terjun Kapas Biru bisa kamu temukan dengan mudah. Lokasi tempat wisata di Lumajang Air Terjun Kapas Biru berada tepat di kecamatan Pronojiwo kabupaten Lumajang yang berbatasan dengan kecamatan Ampel Gading dan masuk ke kabupaten Malang. Kamu bisa tempuh dari arah Lumajang sekitar 300 meter setelah lapangan Pronojiwo dan ada banner besar yang kamu temukan nantinya. Disana kamu perlu belok dan parkir untuk kemudian jalan kaki ke lokasi air terjun.

Namun kalau kamu berangkat dari arah Malang, rute Air Terjun Kapas Biru yang kamu bisa lalui adalah dari arah Malang – Turen – Dampit – Pronojiwo dan langsung ke kawasan tempat wisata di Lumajang ini. Kondisi jalan yang sudah lumayan baik akan bisa membuat kamu lebih mudah mencapai tempat wisata di Lumajang ini.

 

3. Air Terjun Goa Tetes

Air Terjun Goa Tetes - Tempat wisata di Lumajang

Air Terjun Goa Tetes – Tempat wisata di Lumajang

Selain dua air terjun diatas yang telah kita sebutkan, kamu yang jalan-jalan di Lumajang juga bisa datang langsung ke air terjun lumajang lain yaitu Goa Tetes. Disini pesona alam yang indah berupa cadas goa yang menyimpan cadangan air akan kamu temukan. Belum lagi hijaunya pepohonan yang ada di sekitar dijamin buat kamu bakal betah walau sehari penuh jalan-jalan mengeksplorasi tempat wisata di lumajang yang satu ini.

Air Terjun Goa Tetes selain memiliki keunikan berupa stalagtit dan stalagmit yang beraneka ragam warnanya juga memiliki air terjun yang super segar dan mengagumkan. Kemudian tebing-tebing batu yang berbentuk di Goa Tetes ini berlapis dengan belerang sehingga akan menghasilkan warna kuning keemasan yang begitu unik. Apalagi perpaduan hijaunya lumut sehingga terkesan lebih alami dan mengesankan juga akan kamu rasakan kalau datang kemari.

Mengenai rutenya, Air Terjun Goa Tetes bisa ditempuh dengan menggunakan angkutan bus antar kota dari terminal Arjosari di Kota Malang dengan tarif hanya 10 ribu rupiah saja. Lama perjalanan kamu hanya kurang lebih sekitar 2 jam. Dan letaknya juga dekat dengan perbatasan sebelah barat kabupaten Lumajang. Dari jalan besar nantinya kamu harus jalan kaki sekitar ±1 km untuk bisa sampai di wisata ini. Dan pemandangan alam yang cocok banget buat hunting foto terkeren akan bisa kamu temukan disini.

Satu lagi, kalau kamu datang ke tempat wisata di Lumajang ini, nantinya kamu akan bisa temukan makanan khas suku Jawa di sekitar kawasan wisata alam lumajang ini. Seperti teh kocok, pisang kres, dan aneka minuman khas lumajang lain bisa kamu temukan. Menarik bukan?

Tak hanya sampai disitu saja. Karena sebenarnya yang dimiliki oleh Lumajang bukan hanya soal wisata air terjun. Akan tetapi Lumajang juga punya tempat wisata lain yang cocok kamu sambangi.

Daripada ke wisata air terjun terus, datang ke tempat wisata lain juga cukup menarik bukan? Mengusir bosan datang ke wisata air terjun, kamu juga cocok datang ke wisata pantai di Lumajang. Beberapa tempat wisata Lumajang berupa pantai yang cocok buat kamu sambangi diantaranya :

 

4. Pantai Tlepuk

Pantai Tlepuk - Tempat wisata di Lumajang

Pantai Tlepuk – Tempat wisata di Lumajang

Pantai Tlepuk adalah salah satu pantai di Lumajang dengan panorama yang menawan dengan deburan ombak yang menakjubkan. Ditambah lagi, pantai ini memiliki rawa yang sangat bagus untuk dijadikan tempat pemancingan. Tempat wisata di lumajang yang satu ini memang memiliki banyak sekali pesona keindahan alam yang akan kamu temukan. Wisata pantai yang syahdu dengan alunan debur ombak yang menentramkan bisa menjadi teman terbaik buat kamu menikamti indahnya tempat wisata lumajang ini.

Bagi kamu yang ingin datang kemari, lokasi wisata alam Lumajang ini terletak di Desa Gondoruso Kecamatan Pasirian yang jaraknya kurang lebih sekitar 25 km dari kota Lumajang serta juga dapat kamu capai dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau juga kendaraan roda empat dengan menggunakan akses jalan yang dibuat beraspal. Ajak teman-teman kamu kalau kesini supaya lebih seru dan banyak teman tentunya. Dan tentu perjalanan wisata kamu nggak garing sobat. Kalau sudah dari sini, kamu coba datang ke tempat wisata di Lumajang berupa pantai yang lain yaitu wisata Pantai Bambang Lumajang.

 

5. Pantai Bambang

Pantai Bambang - Tempat wisata di Lumajang

Pantai Bambang – Tempat wisata di Lumajang

Tempat wisata Lumajang yang satu ini lokasinya berada di pantai selatan dengan ombak sebesar 3 meter. Objek wisata Pantai Bambang ini menjadi tempat wisata di Lumajang yang tak pernah lekang oleh waktu. Sejak dulu sampai saat ini bahkan masih saja ada wisatawan yang datang kemari untuk mencicipi ombak besar yang digariskan di wisata ini.

Lokasinya berada di Desa Bago kecamatan Pasirian kurang lebih sekitar 24 km dari kota Lumajang. Kamu bisa tempuh dengan kendaraan roda empat atau roda dua dengan akses jalan yang dibuat beraspal. Banyak juga para aktivis pecinta alam yang datang kemari. Mungkin kamu juga tertarik untuk datang kesini?

 

6. Pantai Watu Godeg

Pantai Watu Godeg - Tempat wisata di Lumajang

Pantai Watu Godeg – Tempat wisata di Lumajang

Kalau Pantai Watu Godeg Lumajang, lokasinya berada searah dengan wisata Pantai Bambang. Hanya saja kalau diakses dari kawasan Bades, lokasinya memang masih agak jauh atau bisa dikatakan harus 2 kali lipat waktu tempuh yang kamu harus lalui.

Wisata alam Lumajang ini berada tepat di Desa Bulurejo, kecamatan Tempursari wilayah ujung selatan Kabupaten Lumajang dan jaraknya sekitar 8 km dari kecamatan Tempursari menuju arah selatan atau kurang lebih sekitar 80 km dari kota Lumajang. Beruntungnya kini sudah ada jalan tembus Pasirian – Tempursari sehingga jarak tempuh kesini bisa kamu perpendek menjadi sekitar 12 km saja dari kecamatan Pasirian. Sehingga tentu akan membuat kamu bisa datang lebih cepat tanpa butuh waktu lama lagi untuk sampai di Pantai Watu Godeg ini.

Nah, daftar diatas mungkin bisa menjadi referensi daftar perjalanan wisata kamu di Lumajang. Tetapi kamu juga perlu tahu bahwa Lumajang tak hanya punya tempat wisata air terjun atau tempat wisata pantai saja. Selain kaya dengan tempat wisata, kalau jalan-jalan di Lumajang kamu juga bakal temukan makanan khas Lumajang yang bikin kamu nggak akan pernah melupakan kota kecil ini. Check this out !!

 

Aneka Makanan Khas Lumajang

Apa saja makanan khas Lumajang yang wajib kamu cicipi? Berikut daftarnya.

 

1. Bakso Lumajang

Bakso Lumajang - Makanan khas Lumajang

Bakso Lumajang – Makanan khas Lumajang

Kalau Malang identik dengan Bakso Presidentnya, Lumajang juga punya kok bakso Lumajang yang khas dengan cita rasa unik dan kuahnya yang istimewa. Kamu pecinta bakso dijamin akan termanjakan kalau datang ke Lumajang karena bakso Lumajang ini wajib banget buat kamu.

Baksonya punya tekstur yang berbeda dengan bakso lainnya. Beberapa bakso lumajang yang terkenal dan dapat menjadi teman wisatamu di kota pisang Lumajang adalah bakso pak Sabar, bakso Dance, Bakso super Nikmat (depan gereja), bakso Banyuwangi pak Nur, dan bakso super Lumajang. Daftar bakso Lumajang tersebut sampai saat ini yang paling recommended dengan jumlah pengunjung yang tak pernah surut setiap harinya.

 

2. Teh Kocok Khas Lumajang

Teh Kocok - Makanan khas Lumajang

Teh Kocok – Makanan khas Lumajang

Kamu yang asli dari suku jawa tentu sudah paham benar dengan minuman khas suku Jawa yang satu ini. Teh kocok khas Lumajang sendiri punya cita rasa yang berbeda dengan teh kocok lainnya. Salah satunya adalah cita rasa khas dari mint yang akan buat kamu lebih segar dan fresh setelah minum teh ini. Teh kocok khas Lumajang sendiri bukan menggunakan teh impor.

Teh kocok khas Lumajang dibuat dengan menggunakan teh yang dipetik dan diolah secara langsung dari wisata Kebun Teh Senduro Lumajang. Campuran mintnya juga diolah sendiri untuk melengkapi cita rasa khas teh kocok Lumajang. Kebun Teh ini memang salah satu wisata alam Lumajang terbaik yang sudah diakui oleh pemerintah kabupaten Lumajang dan sampai saat ini masih dalam tahap pengembangan oleh pemerintah Lumajang.

Biasanya teh kocok khas Lumajang dapat kamu temukan dengan mudah di sekitar tempat wisata di Lumajang atau pada pusat oleh-oleh khas Lumajang. Tetapi kalau kamu datang langsung ke wisata Kebun Teh Senduro Lumajang, kamu bisa menyaksikan bagaimana cara membuat teh kocok secara langsung dan kamu juga bisa menikmati teh kocok dengan banderol harga yang murah meriah. Jadi jangan menunggu lama-lama lagi deh, segera datang ke Lumajang dan jangan lupakan wisata kuliner Lumajang yang satu ini ya.

 

3. Acar Mentimun Khas Lumajang

Acar Mentimun - Makanan khas Lumajang

Acar Mentimun – Makanan khas Lumajang

Kamu yang mungkin sudah bosan dengan bakso atau sudah mencicipi sensasi segar teh kocok khas Lumajang, bisa buyarkan rasa laparmu dengan acar mentimun. Di Lumajang sendiri acar mentimun dijadikan lauk dengan disandingkan nasi putih hangat dan kerupuk putih kress yang super lezat. Dimakan bersama capcay atau sambal akan terasa sangat nikmat.

Acar mentimun biasanya disuguhkan ketika ada acara kondangan, resepsi, tahlilan atau acara penting lain. Sebenarnya acar khas Lumajang ini sama dengan acar yang lainnya, hanya saja bedanya tergantung dari cara makan dan apa yang bakal kamu sandingkan ketika makan acar lumajang ini.  Kuah yang hanya sedikit bahkan nyaris tanpa kuah menjadi ciri khas juga dari acar mentimunnya Lumajang.

Buat kamu yang suka banget dengan acar mentimun bisa juga membuatnya sendiri di rumah. Caranya cukup mudah. Iris saja mentimun dan wortel kemudian berikan cuka, jadi deh acar mentimun khas Lumajang yang super lezat. Rasanya bahkan bisa mengalahkan makanan khas kota pisang yang lainnya lho!

Oh iya, ada juga lho orang Lumajang yang biasanya mengonsumsi makanan khas Lumajang seperti acar mentimun ini dengan sosis atau daging sapi. Yummy!! Bisa kamu rasakan sensasinya.

 

4. Lontong Petis

Lontong Petis - Makanan khas Lumajang

Lontong Petis – Makanan khas Lumajang

Lontong identik dijadikan lontong sayur atau lontong balap khas Surabaya. Tetapi nyatanya, Lumajang juga punya makanan khas dari bahan lontong. Makanan khas Lumajang ini adalah lontong petis. Kalau kamu datang kebetulan di siang bolong ke daerah Senduro atau daerah Pronojiwo yang notabennya daerah berhawa dingin, kebanyakan masyarakatnya masih bertahan dengan tradisi menyajikan lontong petis untuk tamu yang datang ke rumah.

Seperti yang sudah kita ungkapkan diatas bahwa lontong petis sendiri berbeda dengan lontong Surabaya. Jadi jangan bayangkan lontong petis ini berkuah atau sejenisnya. Lontong petisnya Lumajang disajikan tanpa kuah atau pelengkap lain. Hanya lontong yang diiris tipis berbentuk bundar atau kotak dan kemudian langsung dicocolkan bersama petis. Tetapi jangan dikira kelezatannya berkurang, malah ini yang menjadikan lontong petisnya Lumajang berkelas dan berbeda. Ada juga sih orang yang makan lontong petisnya Lumajang ini dengan tahu atau telur dadar tahu.

Jadi, kalau kamu mau lontong petis gratisan, berwisata saja ke tempat wisata di Lumajang daerah Pronojiwo atau Senduro dan nikmati deh lontong petis. Eits, kalau sekiranya sungkan dapat gratisan, bayar juga tak masalah sobat. Hitung-hitung simbiosis mutualisme saja.

 

5. Telur Dadar Tahu

Telur Dadar Tahu - Makanan khas Lumajang

Telur Dadar Tahu – Makanan khas Lumajang

Nih, buat kamu yang berkunjung ke salah satu tempat wisata di Lumajang, juga wajib banget nikmati telur dadar tahu. Kamu bisa beli di beberapa tempat oleh-oleh khas Lumajang. Biasanya dijual bungkusan dengan harga seribu rupiah saja. Telur dadar tahu sendiri juga cocok banget dijadikan lauk makan bersama beberapa pelengkap lainnya.

Salah satu keistimewaan telur dadar tahu khasnya Lumajang ini yaitu cara pembuatannya. Telur dadar tahunya Lumajang dibuat dengan cara tahunya direbus dulu dan kemudian dibuat sehalus mungkin dengan digerus, selanjutnya dicampurkan tahu dan telur kemudian dibuat dadar. Dengan begitu membuat teksturnya sangat halus ketika di mulut. Kalau sudah menikmati telur dadar tahunya lumajang, kamu dijamin bakalan jatuh cinta banget deh dengan kota pisang ini.

 

6. Kue Latok

Kue Latok - Makanan khas Lumajang

Kue Latok – Makanan khas Lumajang

Kalau kamu mau tahu makanan khas suku Jawa tradisional khususnya yang tersebar di bumi Lumajang, kue latok ini salah satunya. Kue latok sendiri disajikan sangat unik di Lumajang. Warna merah dan hijau menjadi ciri khas kue latok. Kemudian disajikan bersama taburan kelapa parut dan kiciran gula merah cair dijamin bakal buat kamu meleleh.

– Cara membuat kue latok.

Berikut beberapa bahan-bahan membuat kue latok :

  • Tepung tapioka sebanyak 125 gram
  • Gula pasir sebanyak 100 gram
  • Air bersih sebanyak 225 ml
  • Pasta pandan sebanyak 1/4 sendok teh
  • Pasta stroberi sebanyak 1/4 sendok teh
  • Kelapa parut sebanyak 100 gram
  • Garam dapur sebanyak 1/4 sendok teh
  • Minyak sayur sebanyak 1 sendok makan ( dijadikan bahan pelengkap untuk olesan )

Selanjutnya beralih pada langkah pembuatan kue tradisional khas Lumajang ini. Langkah-langkahnya dalam membuat kue tradisional khas Lumajang yaitu :

  • Masukkan didalam satu wadah tepung tapioka dan bersama gula pasir sembari diaduk merata.
  • Tambahkan air bersih dan aduk kembali sampai merata.
  • Selanjutnya bagikan adonan menjadi 3. Salah satunya diberi dengan pasta pandan dan aduk merata.
  • Adonan yang kedua diberi pasta strawberry dan untuk bagian yang ketiga tidak perlu diberi warna.
  • Ambil loyang yang sudah diolesi dengan minyak lalu masukkan adonan yang berwarna putih.
  • Masukkan dalam kukusan yang telah dipanaskan dan kukus 10 menit atau sampai 15 menit. Masukkan lagi adonan yang sudah diberi pasta strawberry dan kukus kembali selama 10 menit.
  • Tambahkan juga adonan yang diberi warna hijau lalu kukus lagi sampai matang. Kalau sudah, angkat dan biarkan sampai dingin.
  • Setelah dingin, keluarkan dari dalam loyang dan potong sesuai selera, kemudian sisihkan.
  • Untuk toping campurkan kelapa parut dan garam dapur dalam satu wadah sembari kamu aduk merata.
  • Gulingkan kue latok diatas kelapa parut sampai terlumuri dengan kelapa parut secara sempurna.
  • Hidangkan.

Jadi deh kue latok khas Lumajang. Tekstur yang lembut bakal membuat kamu akan semakin suka dengan salah satu kue tradisional khas buatan kota pisang ini.

 

Kamu yang ingin tahu semua hal tentang Lumajang, datang saja berkunjung menuju tempat wisata di Lumajang ini. Dijamin ! pengalaman wisata yang seru bakal kamu dapatkan di berbagai tempat wisata Lumajang yang akan kamu datangi nanti. Rasakan pengalaman yang menarik hanya di Lumajang. Selamat berlibur. Be Happy !!

 

*Penulis : Fitri Karima (Penulis muda asal Lumajang)

Tinggalkan Balasan

Close
error: Content is protected !!