Mengenal Keindahan dan Jalur Pendakian Wisata Gunung Semeru

Wisata Gunung Semeru termasuk destinasi wisata di Jawa Timur yang sudah sangat terkenal di seluruh Nusantara. Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi yang ada di Pulau Jawa dengan ketinggian puncaknya mencapai 3.676 mdpl. Hingga saat ini Gunung Semeru adalah salah satu gunung berapi paling aktif yang ada di Indonesia. Karena ketinggiannya yang di atas rata-rata, mendaki sampai ke puncak gunung ini dapat memberikan sensasi kepuasan tersendiri. Selain itu pemandangan yang akan di temukan di sepanjang jalur pendakian hingga ke puncak juga menjadi alasan Gunung Semeru banyak diminati oleh para pendaki.

 

Keindahan Wisata Gunung Semeru

Gunung Semeru secara administratif termasuk dalam wilayah dua kabupaten, yakni Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Gunung ini kerap menjadi incaran para pendaki karena puncaknya yang paling tinggi di antara gunung lain di Pulau Jawa, sehingga bisa mencapai puncak Gunung Semeru adalah sesuatu kebanggaan tersendiri bagi mereka. Wisata Gunung Semeru juga terkenal dengan jalur pendakiannya yang indah. Selama perjalanan mendaki ini Anda akan dimanjakan dengan panorama alam pegunungan yang menakjubkan. Alamnya yang asri dan indah membuat mendaki Gunung Semeru menjadi aktivitas paling disukai oleh para pecinta alam.

Di sepanjang jalur pendakian Anda akan menemukan beberapa objek wisata Gunung Semeru yang sangat indah di antaranya Ranu Pani, Ranu Kumbolo, Kalimati dan Puncak Mahameru. Tempat-tempat ini biasanya dijadikan titik pemberhentian dan juga tempat bermalam mendirikan tenda. Anda akan sangat dimanjakan dengan pemandangan alam yang ada di hadapan Anda ditemani dengan udaranya yang lumayan dingin.

Mendaki Gunung Semeru bukanlah perjalanan yang mudah. Anda harus benar-benar menyiapkan kondisi fisik yang prima sebelum memutuskan untuk ikut mendaki. Pasalnya perjalanan hingga sampai ke Puncak Mahameru bisa memakan waktu hingga 4 hari, karena itulah kekuatan fisik dan stamina adalah kunci utama keberhasilan Anda. Bagi Anda yang ingin mendaki Gunung Semeru berikut ini panduan singkat yang mungkin berguna untuk Anda.

 

5 Titik Jalur Pendakian Wisata Gunung Semeru

Jalur pendakian yang paling terkenal adalah jalur melewati Ranu Pani. Anda bisa berangkat dari Terminal Arjosari menuju ke Terminal Pasar Tumpang. Dari sana Anda sambung lagi perjalanan menumpang truk atau menyewa angkot menuju ke Ranu Pani. Di sini Anda akan melewati pos pemeriksaan, di sini Anda bisa menyewa jasa angkat barang menuju ke pos penginapan, Anda bisa menginap semalam dan mulai mendaki esok paginya.

 

1. Ranu Pani

Ranu Pani Wisata Gunung Semeru

Ranu Pani – Wisata Gunung Semeru

Ranu Pani merupakan titik di mana pendakian Anda dimulai. Dari Ranu Pani Anda akan mendaki selama 4 jam melewati jalan setapak Jalur Watu Rejeng menuju ke Ranu Kumbolo. Alternatif lain Anda juga bisa melewati jalan yang biasa dilalui warga agar lebih cepat, namun jalan ini relatif lebih curam dan ekstrim.

 

2. Ranu Kumbolo

Ranu Kumbolo Wisata Gunung Semeru

Ranu Kumbolo – Wisata Gunung Semeru

Anda bisa beristirahat melepas lelah setelah sampai di Ranu Kumbolo, di sini terdapat beberapa pondokan khusus untuk istirahat para pendaki. Anda juga bisa mendirikan tenda di tepi danau dengan air yang jernih ini. Keindahan danau Ranu Kumbolo akan membuat Anda lupa dengan lelah yang Anda rasakan.

 

3. Kalimati

Kalimati Wisata Gunung Semeru

Kalimati – Wisata Gunung Semeru

Sebelum memulai perjalanan pastikan Anda membawa air yang banyak dari danau Ranu Kumbolo untuk bekal diperjalanan. Dari Ranu Kumbolo Anda akan mendaki lagi melewati Tanjakan Cinta, Oro-Oro Ombo, Cemoro Kandang, Kawasan Hutan Cemara, Jambangan, dan kemudian tiba di pos selanjutnya di Kalimati. Anda bisa mendirikan tenda dan beristirahat sebelum melanjutkan pendakian esok hari.

 

4. Arcopodo

Arcopodo Wisata Gunung Semeru

Arcopodo – Wisata Gunung Semeru

Perjalanan dilanjutkan dari Kalimati menuju Arcopodo melewati jalur yang cukup terjal. Ketika sampai di Arcopodo kemungkinan para pendaki akan merasa kelelahan. Anda sebaiknya mendirikan tenda dan bermalam di pos pendakian Arcopodo. Pada ketinggian 2.903 mdpl, Anda akan merasa kelelahan yang luar biasa dan tekanan udara yang luar biasa. Lebih baik untuk mengisi ulang stamina yang ada dari pada memaksakan dan berakibat fatal.

 

5. Puncak Mahameru

Pemandangan Dari Puncak Mahameru

Pemandangan Dari Puncak Mahameru

Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju ke Puncak Mahameru di hari selanjutnya. Perjalanan menuju ke puncak memakan waktu 4 hingga 6 jam melewati jalur pendakian yang berpasir dan curam. Anda harus ekstra hati-hati agar tidak terperosot jauh ke bawah. Di jalur menuju puncak inilah mental dan stamina prima Anda benar-benar diperlukan. Agar bisa mendapatkan momen matahari terbit di Puncak Mahameru, Anda bisa memulai pendakian pukul 01.00 atau 02.00 dini hari.

Setelah sampai di puncak Anda akan disambut dengan pemandangan yang menakjubkan. Apalagi jika Anda bisa mendapatkan pemandangan matahari terbit di momen yang pas. Dari Puncak Mahameru Anda bisa melihat pemandangan deretan gunung yang menakjubkan yaitu Gunung Bromo, Gunung Raung, Kawah Joggring Saloka, Gunung Arjuno, Gunung Lawu, dan Gunung Werlirang. Sebelum jam 9 pagi pendaki sudah harus turun meninggalkan puncak untuk menghindari semburan Wedhus Gembel yang beracun.

 

Nah, itulah ulasan singkat Kompas Wisata tentang keindahan wisata Gunung Semeru yang bisa kalian jadikan target liburan selanjutnya. Persiapan yang matang sangat dibutuhkan sebelum terjun ke arena pendakian. Rajin olahraga dan mendalami wawasan tentang tata cara mendaki sangat disarankan sebulan sebelum keberangkatan. Ingat ! walau nanti kalian ada di alam bebas, mohon untuk terus menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Jadilah pendaki yang bermartabat. Be Happy !!

Dapatkan Diskon Hotel dan Pesawat via :

Booking.com  PegiPegi.com

Tinggalkan Balasan

Close
error: Content is protected !!